web counter Re: [beasiswa] [butuh info] Ingin dapat PhD dengan tempo yang sesingkat-singkatnya - Beasiswa

Header Ads

PKK

Re: [beasiswa] [butuh info] Ingin dapat PhD dengan tempo yang sesingkat-singkatnya

CHAT DI WHATSAPP KLIK DISINI

1taiwanBANNER

Jika anda yang sedang mencari informasi Re: [beasiswa] [butuh info] Ingin dapat PhD dengan tempo yang sesingkat-singkatnya, maka Beasiswa akan menyampaikan tentang Re: [beasiswa] [butuh info] Ingin dapat PhD dengan tempo yang sesingkat-singkatnya seperti dibawah ini:

Re: [beasiswa] [butuh info] Ingin dapat PhD dengan tempo yang sesingkat-singkatnya





2009/11/11 frank_the_hero <frank_nasch@yahoo.com>
Halo kawan-kawan Laskar Beasiswa,

Franklin ada junior yang baru lulus Bachelor tahun ini. Dia tanya ke Franklin, negara mana yang menawarkan program studi PhD dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Kalau bisa, langsung dapat PhD dalam 3 tahun saja. Alasannya dia tidak mau lama-lama belajar. Maunya dapat gelar secepat mungkin supaya bisa langsung kerja setelah kuliah.





iscab:

Di Jerman, Ph.D. itu 3 tahun. Asumsi yang dipakai adalah 40 jam kerja/studi Ph.D. per minggu. Tapi kenyataannya sih banyak yang 60 jam kerja per minggu didedikasikan untuk Ph.D.. Mereka bisa 3 tahun selesai.
Beberapa orang Indonesia bisa mengurangi jam tidur hingga 3-4 jam sehari selama masa Ph.D. Yang ini bisa selesai dalam 2,3 tahun. Tidak tahu kondisi tubuhnya jadi seperti apa setelah lulus.




Hal-hal yang mempengaruhi waktu Ph.D. ada banyak

1. Antrian memakai alat di laboratorium

2. Antrian simulasi di server, kalau pakai server buat simulasi

3. Menunggu sampel data sampai di tangan

4. Menunggu paper "published",
perlu diingat bahwa beberapa jurnal bergengsi membutuhkan waktu dimulai dari "submitted", "accepted" hingga "published" dan Ph.D. di Jerman mensyaratkan minimal 1 paper "published" dan 2 paper "accepted", sebelum mengetik buku thesis/disertasi.

5. Menunggu alat baru sebelum sampai laboratorium

6. Proyek dari institusi/lab,
perlu diingat beberapa Ph.D. candidate bukan hanya mengerjakan tugas Ph.D. saja, dia harus mengerjakan proyek di institusinya, ditambah pekerjaan menjadi "Teaching Assistant (T.A.)" . Di Jerman, Ph.D. yang bekerja di institusi menurut statistik pergi kerja untuk 40% topik Ph.D. dan 60% untuk mengerjakan proyek dan T.A. Jadi kalau 40 jam kerja per minggu, cuma 16 jam untuk Ph.D. dan 24 jam dibebani kerjaan proyek dan T.A. Makanya 40 jam kerja per minggu sering tidak cukup buat lulus 3 tahun.


 
Condro




__._,_.___


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
http://id-scholarships.blogspot.com/

===============================

INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
http://www.lowongan-kerja.info/lowongan/oil-jobs/

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.