web counter lulus S-1 (tidak?) boleh langsung kuliah S-3 - Beasiswa

Header Ads

PKK

lulus S-1 (tidak?) boleh langsung kuliah S-3

CHAT DI WHATSAPP KLIK DISINI

1taiwanBANNER

Jika anda yang sedang mencari informasi lulus S-1 (tidak?) boleh langsung kuliah S-3, maka Beasiswa akan menyampaikan tentang lulus S-1 (tidak?) boleh langsung kuliah S-3 seperti dibawah ini:

lulus S-1 (tidak?) boleh langsung kuliah S-3

--- In beasiswa@yahoogroups.com, "frank_the_hero" <frank_nasch@...> wrote:
>
> Kawan-kawan Laskar Beasiswa,
>
> Franklin penasaran dengan sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Benarkah di Indonesia lulusan S-1 (Bachelor, etc) tidak boleh langsung kuliah S-3 (Doctor, PhD, etc)? Mesti mengambil S-2 (Master, Magister, etc) dulu, baru boleh ambil S-3? Apakah hal ini berlaku untuk semua fakultas dan jurusan di kampus mana pun di seluruh Indonesia? Ataukah ada syarat-syarat tertentu bagi sarjana S-1 yang ingin bisa langsung kuliah pada level S-3 di dalam negeri?

Beberapa tahun yang lalu saya melihat bahwa iklan program Doktor Ekonomi di Universitas Indonesia yang menerima siswa baru dengan gelar S1. IP-nya minimal diminta 3.5. Itu adalah satu-satunya program yang saya ketahui menerima langsung dari S1.

Program-program pendidikan S3 di LN yang Franklin maksud tersebut pada umumnya hampir semuanya adalah program S2+S3. S2 (1-2 tahun) digunakan untuk masa perkuliahan, dan setelah masa perkuliahan selesai baru menyelesaikan penelitian untuk S3.

Hipotesa saya pribadi: Sistem pendidikan Indonesia masih mencari bentuk. Yang ada saat ini adalah campuran antara sistem Belanda (Eropa) lama (dimana Drs, Ir, Mr setara S2) dan Amerika (S1, S2, S3). Dalam sistem Belanda, seorang Drs/Ir/Mr tidak diharuskan kuliah untuk meraih gelar S3, cukup penelitian saja. Hingga tahun 1960-an/awal 1970-an sistem pendidikan Indonesia masih seperti ini.

Namun ada pelajaran penting dari diskusi ini:

Bagi rekan-rekan S1 yang diterima langsung program S3 (PhD) di luar negeri dan kemudian ingin kembali ke Indonesia, ada baiknya selalu mengambil ijazah S2 yang biasanya diberikan setelah 1-2 tahun kuliah. Meski sebenarnya tidak diharuskan. Sekedar berjaga-jaga untuk menghadapi sistem birokrasi/administrasi di Indonesia. Better safe than sorry. Dan mengambi ijazah S2 dalam program integrasi S2+S3 ini biasanya tidak memakan biaya tambahan selain mencetak ijazah.

Haryo

Download : Pdf / Ms.Word

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.